Panduan Pajak Importir dan Eksportir
Aktivitas ekspor-impor punya rangkaian pajak yang ketat karena melibatkan pengawasan Bea Cukai dan DJP sekaligus. Importir dan eksportir wajib paham tiga pajak utama: PPh Pasal 22, PPN, dan kewajiban dokumen kepabeanan.
Status Perpajakan
Importir adalah Wajib Pajak yang melakukan impor Barang Kena Pajak (BKP). Eksportir adalah WP yang mengekspor BKP berwujud, BKP tidak berwujud, atau JKP. Keduanya umumnya berbentuk badan (PT) dan wajib PKP.
Dasar Hukum
| Regulasi | Pokok Pengaturan |
|---|---|
| UU 36/2008 Pasal 22 | Pemungutan PPh atas impor |
| UU 42/2009 jo. UU HPP Pasal 4 | PPN atas impor BKP, ekspor BKP |
| PMK 34/PMK.010/2017 jo. PMK 41/2022 | Tarif PPh Pasal 22 impor |
| PMK 39/PMK.03/2018 | Restitusi PPN lebih bayar |
| UU 17/2006 (Kepabeanan) | PIB, PEB, bea masuk |
Sisi Importir: PPh Pasal 22 dan PPN Impor
PPh Pasal 22 Impor
Dipungut Bea Cukai saat barang masuk pelabuhan. Tarif:
| Kategori | Tarif |
|---|---|
| Importir punya API (Angka Pengenal Impor) | 2,5% x nilai impor |
| Importir non-API | 7,5% x nilai impor |
| Barang tertentu (kedelai, gandum, tepung terigu) | 0,5% x nilai impor |
| Tanpa NPWP | tarif x 100% lebih tinggi |
Nilai impor = CIF (Cost + Insurance + Freight) + bea masuk + cukai.
PPh 22 impor TIDAK final - bisa dikreditkan di SPT Tahunan PPh Badan/OP sebagai uang muka.
PPN Impor
Tarif PPN impor 11% dari nilai impor (UU HPP). Disetor importir bersamaan dengan bea masuk lewat Bea Cukai. PPN ini adalah PPN Masukan, bisa dikreditkan dalam SPT Masa PPN PKP importir.
Bea Masuk
Bukan pajak DJP, melainkan kewenangan Bea Cukai (UU 17/2006). Tarif bervariasi per kode HS Code, mulai 0% (FTA) sampai puluhan persen.
Sisi Eksportir: PPN 0% dan Restitusi
PPN Ekspor 0%
Pasal 7 ayat (2) UU PPN: ekspor BKP berwujud, BKP tidak berwujud, dan JKP dikenai tarif PPN 0%. Bukan dikecualikan, melainkan ditarif 0%, sehingga PPN Masukan tetap dapat dikreditkan.
Restitusi PPN Lebih Bayar
Karena PPN keluaran ekspor 0% tapi PPN masukan (atas pembelian bahan baku) tetap 11%, eksportir biasanya selalu lebih bayar. PMK 39/2018 mengatur restitusi:
- Restitusi pendahuluan untuk PKP berisiko rendah (PMK 39/2018 Pasal 9): cair dalam 1 bulan
- Restitusi reguler: pemeriksaan, hingga 12 bulan
Eksportir Jasa
Sejak UU HPP, ekspor JKP (jasa konsultan ke luar negeri, software dev) juga PPN 0% asalkan memenuhi kriteria PMK terkait (manfaatnya di luar daerah pabean).
Tarif Ringkas
| Transaksi | PPh | PPN |
|---|---|---|
| Impor BKP (API) | 2,5% PPh 22 | 11% |
| Impor BKP (non-API) | 7,5% PPh 22 | 11% |
| Ekspor BKP berwujud | tidak ada | 0% (dapat restitusi) |
| Ekspor JKP | tidak ada | 0% syarat tertentu |
Contoh Perhitungan
Contoh 1: Importir Elektronik
PT Tech Distribusi impor laptop, nilai CIF USD 100.000, kurs MK Rp16.000, bea masuk 5%. Punya API.
- Nilai pabean: USD 100.000 x Rp16.000 = Rp1,6 miliar
- Bea masuk: 5% x Rp1,6 miliar = Rp80 juta
- Nilai impor (DPP PPN dan PPh 22): Rp1,6M + Rp80jt = Rp1,68 miliar
- PPN Impor: 11% x Rp1,68M = Rp184,8 juta
- PPh Pasal 22: 2,5% x Rp1,68M = Rp42 juta
Total dibayar di kepabeanan: Rp80jt + Rp184,8jt + Rp42jt = Rp306,8 juta. PPN Rp184,8 juta dikreditkan di SPT Masa PPN, PPh 22 Rp42 juta dikreditkan di SPT Tahunan.
Contoh 2: Importir Non-API
UD Sumber Makmur (perorangan) impor mesin, nilai impor Rp500 juta, tidak punya API.
- PPh Pasal 22: 7,5% x Rp500 juta = Rp37,5 juta
- PPN: 11% x Rp500 juta = Rp55 juta
Tarif lebih mahal karena tidak ada API. Tetap kreditkan keduanya.
Contoh 3: Eksportir Furniture
PT Mebel Jepara ekspor mebel rotan ke USA, nilai PEB USD 200.000.
- PPN keluaran ekspor: 0%
- Bahan baku setahun (rotan, kayu, hardware): Rp10 miliar dengan PPN masukan Rp1,1 miliar
- PPN keluaran lokal (penjualan dalam negeri): Rp200 juta
- PPN lebih bayar: Rp1,1M - Rp200jt = Rp900 juta
- Ajukan restitusi pendahuluan (jika PKP risiko rendah)
Contoh 4: PPh Badan Eksportir
PT Mebel Jepara omzet Rp25 miliar setahun, laba bersih Rp4 miliar.
- PPh Badan: 22% x Rp4 miliar = Rp880 juta
- Tidak ada PPh 22 ekspor (ekspor sebagian besar barang tidak kena PPh 22 keluaran)
- Kreditkan angsuran PPh 25 setahun
Dokumen Wajib
| Pihak | Dokumen |
|---|---|
| Importir | PIB (Pemberitahuan Impor Barang), API, NPWP, BC 2.0 |
| Eksportir | PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang), NPWP, NIK |
| PPN | e-Faktur, SPT Masa 1111 |
| PPh | Bukti potong PPh 22, SPT Tahunan |
Insentif Khusus
- KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor): pembebasan bea masuk dan PPN impor untuk bahan baku yang akan diekspor
- Kawasan Berikat: fasilitas bebas PPN dan PPh 22 untuk industri di kawasan tertentu
- Tax holiday/allowance untuk industri pioneer (PMK 130/2020)